Untuk melaksanakan pendidikan agama Islam yang berhasil perlu dilakukan
pendidikan agama yang terpadu. Keterpaduan yang dimaksud adalah:
keterpaduan tujuan, keterpaduan materi, keterpaduan proses.
Keterpaduan tujuan berarti pencapaian tujuan pendidikan merupakan
tanggung jawab semua pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan, yaitu
pemerintah, kepala sekolah, guru, orang tua siswa, dan masyarakat.
Keterpaduan materi ialah keterpaduan isi kurikulum yang digunakan atau
materi pelajaran. Semua materi pelajaran yang dipelajari siswa handaknya
saling memiliki keterkaitan antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran
yang lainnya. Pengikat keterpaduan tersebut adalah tujuan pendidikan
keimanan dan ketakwaan. Jadi selain tujuan mata pelajaran itu sendiri,
hendaknya semua bahan ajar mengarah kepada terbentuknya manusia beriman
dan bertaqwa.
Keterpaduan proses, berarti para pendidik hendaknya menyadari bahwa
semua kegiatan pendidikan sekurang-kurangnya tidak berlawanan dengan
tujuan pendidikan keimanan dan ketakwaan, bahkan dikehendaki semua
kegiatan pendidikan membantu tercapainya siswa yang beriman dan bertakwa.
pendidikan agama yang terpadu. Keterpaduan yang dimaksud adalah:
keterpaduan tujuan, keterpaduan materi, keterpaduan proses.
Keterpaduan tujuan berarti pencapaian tujuan pendidikan merupakan
tanggung jawab semua pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan, yaitu
pemerintah, kepala sekolah, guru, orang tua siswa, dan masyarakat.
Keterpaduan materi ialah keterpaduan isi kurikulum yang digunakan atau
materi pelajaran. Semua materi pelajaran yang dipelajari siswa handaknya
saling memiliki keterkaitan antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran
yang lainnya. Pengikat keterpaduan tersebut adalah tujuan pendidikan
keimanan dan ketakwaan. Jadi selain tujuan mata pelajaran itu sendiri,
hendaknya semua bahan ajar mengarah kepada terbentuknya manusia beriman
dan bertaqwa.
Keterpaduan proses, berarti para pendidik hendaknya menyadari bahwa
semua kegiatan pendidikan sekurang-kurangnya tidak berlawanan dengan
tujuan pendidikan keimanan dan ketakwaan, bahkan dikehendaki semua
kegiatan pendidikan membantu tercapainya siswa yang beriman dan bertakwa.